Baru sekali menang dalam dua pertandingan kandang di Stadion Teladan, membuat Bintang Medan berniat mencari kememangan keduanya. Tiga poin menjadi patokan utama tim yang diasuh pelatih asal Jerman, Michael Feichtenbeiner ini.
Memang, dari dua kali tanding di Medan, Bintang baru sekali menang lawan Manado United dengan skor 3-0 pada 6 Februari lalu. Satu-satunya tim yang bisa mencuri kemenangan di tim berjuluk Prajurit Kinantan ini hanya Jakarta FC 1928. Saat itu, tim asuhan Bambang Nurdiansyah menang tipis 0-1, pada 20 Februari lalu.
"Kita baru dua kali tanding di Teladan dan baru sekali menang," kata CEO Bintang Bedan, Dityo Pramono, Kamis (3/3/2011) siang.
Bintang bisa sedikit tersenyum. Sebab dua pemainnya, yakni bek asing asal Tunisia, Amine Kamoun dan Guti Ribeiro ada kemungkinan turun. "Mudah-mudahan mereka siap," tambah pria berkacamata ini.
Saat ini, Bintang berada di posisi 12 klasemen sementara. Dari enam kali tanding, Syamsul Bahri dan kawan-kawan mengemas dua kali kemenangan, sekali seri dan tiga kali kalah. Sedangkan lawannya, Persebaay 1927 berada di peringkat keempat. "Mereka tim kuat, dihuni pemain yang matang. Persiapan mereka juga lebih awal. Sedangkan kita baru start Januari," lanjut Dityo.
Selain itu, dari 19 pemain lokal, hanya lima pemain saja yang memiliki background profesional. "Kalau dibilang yakin, ya kita harus yakin tiga poin," pungkas Dityo.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar